Ibnu Rusyd, Warisan Yang Tertukar

KETERANGAN:

Judul: Ibnu Rusyd, Warisan Yang Tertukar
Penulis: Saiful Arif
Sampul dan Tata Letak: Muafi
Cetakan I, April 2026
Penerbit: PT Avemedia Nusantara, Averroes Press – Perumahan D’Wiga Regency No.A3-12, Mojolangu, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65142, www.avemedia.co.id – www.avepress.com

SINOPSIS

Rasionalitas Ibnu Rusyd, yang sejatinya dirancang untuk mendamaikan agama dan filsafat (harmonisasi), di Barat justru menjadi pemicu bagi sekularisme. Dunia modern yang kita huni hari ini, dengan segala kemajuan medis, fisika, dan teknologinya, dibangun di atas ide Aristotelian yang telah dimurnikan oleh Ibnu Rusyd. Barat “maju” karena mereka durhaka: mengambil metodenya tapi membuang teologinya. Hari ini, kita hidup di ujung sejarah yang aneh. Umat Islam di abad ke-21 kerap terjebak dalam inkonsistensi. Kita menggunakan teknologi canggih (produk nalar burhani Barat/Rusydian) untuk menyebarkan konten-konten anti-sains dan fanatisme sempit (produk nalar khatabi). Kita membenci Barat secara politik, namun kita sepenuhnya bergantung pada epistemologi mereka untuk bertahan hidup secara fisik.

Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *